Langsung ke konten utama

Sketsa Iman - Mari menebarkan cinta kasih


Sketsa Iman - 7 Januari 2020

Bacaan 1 : 1 Yoh 4:7-10
Bacaan Injil Mrk 6;34 -44

6:34 Ketika Yesus mendarat, Ia melihat sejumlah besar orang banyak, maka tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan kepada mereka, karena mereka seperti domba yang tidak mempunyai gembala. Lalu mulailah Ia mengajarkan banyak hal kepada mereka. 6:35 Pada waktu hari sudah mulai malam, datanglah murid-murid-Nya kepada-Nya dan berkata: "Tempat ini sunyi dan hari sudah mulai malam. 6:36 Suruhlah mereka pergi, supaya mereka dapat membeli makanan di desa-desa dan di kampung-kampung di sekitar ini." 6:37 Tetapi jawab-Nya: "Kamu harus memberi mereka makan!" Kata mereka kepada-Nya: "Jadi haruskah kami membeli roti seharga dua ratus dinar untuk memberi mereka makan?" 6:38 Tetapi Ia berkata kepada mereka: "Berapa banyak roti yang ada padamu? Cobalah periksa!" Sesudah memeriksanya mereka berkata: "Lima roti dan dua ikan." 6:39 Lalu Ia menyuruh orang-orang itu, supaya semua duduk berkelompok-kelompok di atas rumput hijau. 6:40 Maka duduklah mereka berkelompok-kelompok, ada yang seratus, ada yang lima puluh orang. 6:41 Dan setelah Ia mengambil lima roti dan dua ikan itu, Ia menengadah ke langit dan mengucap berkat, lalu memecah-mecahkan roti itu dan memberikannya kepada murid-murid-Nya, supaya dibagi-bagikan kepada orang-orang itu; begitu juga kedua ikan itu dibagi-bagikan-Nya kepada semua mereka. 6:42 Dan mereka semuanya makan sampai kenyang. 6:43 Kemudian orang mengumpulkan potongan-potongan roti dua belas bakul penuh, selain dari pada sisa-sisa ikan. 6:44 Yang ikut makan roti itu ada lima ribu orang laki-laki.

Renungan : 

Sebagai orang Kristiani, kita semua mengenal cinta kasih sebagai ajaran utama yang perlu dipraktikkan dalam kehidupan sehari - hari. Pada hari ini, kita diingatkan dengan tema yang sama, yang dilakukan langsung oleh Yesus terhadap orang banyak yang mengikuti Dia. Para murid yang mengikuti Yesus, belajar tentang kekuatan cinta ini yang di tunjukkan oleh Yesus.

Mereka segera menganalisa bahwa hari sudah larut, tidak mungkin mencarikan konsumsi untuk ribuan orang ditempat terpencil seperti itu. Namun Yesus, menyatakan kepada mereka : "Kamu harus memberi mereka makan!" Bila kita mendengarkan jawaban Yesus, kita juga bisa jadi seperti para murid yang protes. Terasa tidak masuk akal, sehingga para murid berargumen tentang dua ratus dinar dan juga apa yang bisa dilakukan hanya dengan lima roti dan dua ekor ikan.

Disinilah kita belajar untuk bersandar kepada kekuasaan Tuhan, terutama dalam mengamalkan semangat cinta kasih itu. Dengan kuasaNya, Yesus menggandakan lima roti dan dua ikan tadi sehingga lima ribu orang laki - laki makan sampai kenyang dan potongan sisa roti terkumpul dua belas bakul, diluar sisa - sisa ikan. 

Maka hari ini, kita juga mau belajar untuk bersandar kepada kuasa Tuhan dalam menerapkan kebaikan sekecil apapun di dalam hidup kita. Kita mulai memperhatikan kondisi sesama kita dan mencoba untuk memberikan bantuan - bantuan sederhana yang dapat kita lakukan untuk meringankan beban dan penderitaan orang lain. 

Kita bisa melakukan hal - hal sesederhana memberikan salam hangat, melempar senyuman, memuji kebaikan orang lain dan melihat kehidupan secara lebih positif. Kita juga bisa mendoakan orang lain, memberikan perhatian - perhatian tertentu yang dibutuhkan sesama kita. Selamat membagikan cinta kasih Kristus kepada sesama. 

Doa : 

Allah, Bapa kami yang Maha Pengasih, Engkau senantiasa menunjukkan teladan kemurahan hati kepada kami lewat Injil yang kami renungkan. Ketuklah hati kami, dan bimbinglah kami supaya mampu berbelarasa dan berbagi sukacita dengan sesama kami hari ini. Semoga hati kami bisa tergerak untuk peduli dan peka terhadap mereka yang berkekurangan. Demi Kristus, Tuhan dan pengantara kami. Amin 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sketsa Iman - Mendekati Allah sebagai Bapa kita

Sketsa Iman - 5 Maret 2020 Bacaan 1 : Tambahan Ester 4:10a.10c-12.17-19 Bacaan Injil : Mat 7:7-12 7:7 "Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu. 7:8 Karena setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan. 7:9 Adakah seorang dari padamu yang memberi batu kepada anaknya, jika ia meminta roti, 7:10 atau memberi ular, jika ia meminta ikan? 7:11 Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan yang baik kepada mereka yang meminta kepada-Nya."7:12 "Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka. Itulah isi seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi. Renungan : Kekuatan dari memberi sudah dicanangkan oleh Yesus dengan jelas lewat bacaan Injil hari ini. Yesus mengajak ki...

Sketsa Iman - Menjadi tanah yang baik dengan kebaikan

Sketsa Iman - 27 Januari 2021  Bacaan 1 : Ibr 10:11-18 Bacaan Injil : Mrk 4:1-20 4:1 Pada suatu kali Yesus mulai pula mengajar di tepi danau. Maka datanglah orang banyak yang sangat besar jumlahnya mengerumuni Dia, sehingga Ia naik ke sebuah perahu yang sedang berlabuh lalu duduk di situ, sedangkan semua orang banyak itu di darat, di tepi danau itu. 4:2 Dan Ia mengajarkan banyak hal dalam perumpamaan kepada mereka. Dalam ajaran-Nya itu Ia berkata kepada mereka: 4:3 "Dengarlah! Adalah seorang penabur keluar untuk menabur. 4:4 Pada waktu ia menabur sebagian benih itu jatuh di pinggir jalan, lalu datanglah burung dan memakannya sampai habis. 4:5 Sebagian jatuh di tanah yang berbatu-batu, yang tidak banyak tanahnya, lalu benih itupun segera tumbuh, karena tanahnya tipis. 4:6 Tetapi sesudah matahari terbit, layulah ia dan menjadi kering karena tidak berakar. 4:7 Sebagian lagi jatuh di tengah semak duri, lalu makin besarlah semak itu dan menghimpitnya sampai mati, sehingga ia tidak berb...

Sketsa Iman - Selalu bersama Allah

Sketsa Iman - 22 Januari 2021  Bacaan 1 : Ibr 8:6-13 Bacaan Injil : Mrk 3:13-19 3:13 Kemudian naiklah Yesus ke atas bukit. Ia memanggil orang-orang yang dikehendaki-Nya dan merekapun datang kepada-Nya. 3:14 Ia menetapkan dua belas orang untuk menyertai Dia dan untuk diutus-Nya memberitakan Injil 3:15 dan diberi-Nya kuasa untuk mengusir setan. 3:16 Kedua belas orang yang ditetapkan-Nya itu ialah: Simon, yang diberi-Nya nama Petrus, 3:17 Yakobus anak Zebedeus, dan Yohanes saudara Yakobus, yang keduanya diberi-Nya nama Boanerges, yang berarti anak-anak guruh, 3:18 selanjutnya Andreas, Filipus, Bartolomeus, Matius, Tomas, Yakobus anak Alfeus, Tadeus, Simon orang Zelot, 3:19 dan Yudas Iskariot, yang mengkhianati Dia. Renungan :  Pada hari ini, kita merenungkan bersama pemanggilan para murid oleh Yesus sendiri secara langsung. Dia menetapkan dua belas orang untuk menyertaiNya dan yang di utus untuk memberitakan Injil. Kitapun mengenal orang - orang ini sebagai para rasul, dengan ber...

Sketsa Iman - Cinta Allah dan bunda

Sketsa iman, 14 februari 2019 Bacaan 1: Kej 2:18-25 Bacaan Injil : Mrk 7:24-30 7:24 Lalu Yesus berangkat dari situ dan pergi ke daerah Tirus. Ia masuk ke sebuah rumah dan tidak mau bahwa ada orang yang mengetahuinya, tetapi kedatangan-Nya tidak dapat dirahasiakan. 7:25 Malah seorang ibu, yang anaknya perempuan kerasukan roh jahat, segera mendengar tentang Dia, lalu datang dan tersungkur di depan kaki-Nya. 7:26 Perempuan itu seorang Yunani bangsa Siro-Fenisia. Ia memohon kepada Yesus untuk mengusir setan itu dari anaknya. 7:27 Lalu Yesus berkata kepadanya: "Biarlah anak-anak kenyang dahulu, sebab tidak patut mengambil roti yang disediakan bagi anak-anak dan melemparkannya kepada anjing." 7:28 Tetapi perempuan itu menjawab: "Benar, Tuhan. Tetapi anjing yang di bawah meja juga makan remah-remah yang dijatuhkan anak-anak." 7:29Maka kata Yesus kepada perempuan itu: "Karena kata-katamu itu, pergilah sekarang sebab setan itu sudah keluar dari anakmu." 7:30 ...

Jalan Serta Yesus - Menjajal Latihan Rohani

Kabar baik buat kita semua, perbuatan - perbuatan baik dan hal-hal luar biasa yang dialami, dilakukan oleh para Kudus dan tokoh-tokoh kemanusiaan dunia, bisa dipelajari! Yup, anda sama sekali tidak salah membacanya, kebajikan - kebajikan rohani yang telah diberikan oleh Tuhan adalah rahmat yang mampu bertumbuh. Itulah sebabnya juga mengapa Tuhan Yesus mengumpamakan iman seperti sebuah biji sesawi. Biji sesawi itu paling kecil tapi butuh ditanam dan bertumbuh untuk menjadi besar dan berguna. Dalam beberapa perumpamaan, Yesus seringkali menggunakan hal-hal yang sifatnya berkembang, tidak stagnan dan tetap dan kaku. Apa yang dimaksudkan disini adalah pertumbuhan cinta kasih, pertumbuhan iman, pertumbuhan harapan ditengah-tengah kehidupan masyarakat dewasa ini. Kita semua dipanggil untuk menjawab tantangan ini, malah kita mesti berlomba-lomba dalam segala kebaikan di setiap kesempatan yang ada. Mari masuk ke arena latihan rohani Pertama, mari kita kenali medan latihan kita. Arena l...