Langsung ke konten utama

Sketsa Iman - Undangan Tuhan yang menguatkan kita


Sketsa Iman - 15 Juli 2021

Bacaan :  Kel 3:13-20 | Mat 11:28-30

Renungan : 

Hari ini, bukan suatu kebetulan kita menemukan sabda - sabda penyejuk hati dan pikiran dari Tuhan yang sudah cukup sering menguatkan kita semua. Undangan dalam sabda ini dari Yesus : Marilah kepada-Ku, adalah sebuah komitmen cinta dan kepedulian Yesus terhadap dunia yang sekarang sedang dilanda musibah besar kemanusiaan, yaitu pandemi covid 19.

Banyak yang mengalami kelesuan, bahkan putus asa dan merasa bahwa hidup ini tidak lagi berarti. Banyak yang mengalami beban - beban berat, baik dari sisi kesehatan maupun ekonomi. Sebagian diantara kita mungkin sedang was-was soal phk, gaji yang dibayarkan setiap bulan , cicilan dan sebagainya. Kita khawatir akan kondisi Indonesia saat ini. 

Mari datang dan menyambut undangan Yesus, yang mau memberikan ketenangan batin kepada kita. Ketenangan yang diberikan oleh Yesus bukanlah kesenangan sesaat yang biasa kita rasakan ketika menerima suatu hadiah atau rejeki yang besar, tetapi kedamaian di dalam hati yang menguatkan kita. 

Dengan memberikan ketenangan, Yesus menguatkan kita dan memberikan kepada kita kejernihan hati dan pikiran. Kalau kita merasakan banyak kekhawatiran dan panik, kita sulit berpikir jernih dan mendapatkan ide - ide yang penting untuk apa yang kita hadapi. Namun, bersama Yesus, kita dapat melewati semuanya. 

Sobat Pena Rohani yang terkasih, mari kita merenungkan sejenak bagaimana Tuhan sangat mencintai kita. Mari kita meluangkan waktu untuk berdoa dan curhat kepada Tuhan dengan seluruh kondisi kita, apa adanya. Kita panjatkan doa - doa permohonan dan pemulihan bagi dunia ini, supaya semua aktifitas bisa berjalan normal. 

Mari doakan juga untuk pertobatan dunia, sehingga kita semua dapat kembali disadarkan bahwa ada banyak juga hal - hal yang tidak berkenan kepada Tuhan. Kita juga melakukan introspeksi diri dan memohon pertolongan Tuhan untuk mengubah kebiasaan buruk dan kelemahan di dalam diri kita masing - masing. 

Doa : 

Allah, Bapa kami yang Maharahim, ampunilah segala dosa - dosa dan kelemahan kami. Kami mohon agar kuasaMu mampu menyingkirkan virus corona yang melanda dunia. Kami juga mohon kekuatan dan berkatMu untuk menguatkan kami, memberikan kami ketenangan batin yang sejati. Biarlah kami tetap dapat tabah menghadapi berbagai tantangan dan tetap beriman kepadaMu. Demi Kristus, Tuhan dan pengantara kami. Amin    

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sketsa Iman - Belajar untuk selalu membuka diri agar semakin mengenal Tuhan

Sketsa Iman - 24 September 2021 Bacaan : Hag 2:1b-10 | Luk 9:19-22 Renungan :  Yesus Kristus sebagai Mesias merupakan perdebatan yang hangat pada zaman ketika Ia hadir ditengah - tengah bangsa Yahudi yang menantikanNya. Orang banyak memiliki banyak dugaan tentang siapa Yesus : apakah Dia Elia ? apakah Dia salah satu dari pada nabi ? bahkan Yohanes Pembaptis pun disebut - sebut, padahal dia adalah orang yang hidup sezaman dengan Yesus, bahkan sebenarnya Yohanes Pembaptis masih satu keluarga besar dengan Yesus. Mereka telah berjumpa di sungai Yordan secara resmi di hadapan orang banyak ketika Yesus mau dibaptis.  Karena itu, sebenarnya orang - orang hanya mendengarkan desas desus dan tahu kalau Yesus bukan orang biasa.  Kotbah-kotbahNya di Sinagoga begitu menenangkan hati. Kuasa mujizatNya mampu menyembuhkan orang - orang : fisik, rohani, bahkan gangguan roh - roh jahat. Ia juga merangkul orang berdosa, menerima mereka dan mengajak mereka untuk bertobat.  Lalu siapa ya...

Sketsa Iman - Mengikuti tuntunan Tuhan

Sketsa Iman - 2 September 2021 Bacaan : Kol 1:9-14 | Luk 5 : 1-11 Renungan :  Hari ini Yesus melakukan karya pelayanan di dekat danau Genesaret. Ia meminjam perahu milik Simon, salah satu nelayan yang baru saja berjuang mencari ikan sepanjang malam. Sayangnya, Simon tidak mendapatkan ikan malam itu, namun karena perahunya dipakai oleh Yesus untuk berkotbah, ia juga menjadi salah satu pendengarnya.  Simon mendengarkan semua hal yang disampaikan oleh Yesus  dan ini menjadi kesempatan untuk juga melihat secara langsung, dari dekat pribadi seperti apakah Yesus itu. Kita semua mengetahui kalau Yesus senantiasa mengajar dengan penuh kuasa dan banyak melakukan mujizat dalam pelayananNya. Maka, Yesus juga mengambil kesempatan ini untuk menunjukkan kepada Simon secara langsung, kuasa kehadiran Tuhan dalam hidupnya.  Simon adalah seorang nelayan, tentu tahu kapan waktu dan tempat untuk mencari ikan. Disisinya, ada Yesus yang semula hanya dianggap sebagai "guru keliling", "seor...

Sketsa Iman - Yesuslah sumber keselamatan sejati

Sketsa Iman - 5 April 2022  Bacaan : Bil 21:4-9 | Yoh 8:21-30 Renungan : Identitas Yesus semakin dipertanyakan oleh khalayak ramai sementara Ia berhadapan langsung dengan orang - orang Yahudi yang lain yang sulit menerima pengajaran dan perbuatan Yesus di depan umum. Ada sejumlah sabda Yesus yang sulit dipahami, termasuk yang kita baca hari ini. Semua yang disampaikanNya masih terselubung dan sulit dipahami karena Yesus belum menderita, wafat dan bangkit untuk penebusan kita semua.  Ia menceritakan bagaimana Yesus berbeda dengan orang banyak karena Ia berasal dari Bapa dan diutus ke dunia untuk menebus dosa - dosa umat manusia, suatu misi yang sangat mulia yang hanya dapat dipahami jika kita percaya dan melihat kasihNya yang tak terbatas untuk kita semua. Orang - orang pun sampai bertanya "Siapakah Engkau?" Dalam bacaan 1, Musa melaksanakan perintah Allah untuk membuat ular tembaga dan siapa saja yang melihat ular itu tetap hidup. Umat Israel telah berdosa, mengeluh , mengger...

Sketsa Iman - Karisma penyembuhan Yesus

Sketsa Iman, 11 Januari 2018 Bacaan 1 : 1 Sam 4:1-11 Bacaan Injil : Mrk 1:40-45 Ulasan Kitab Suci :  Seorang yang sakit kusta datang kepada Yesus, dan sambil berlutut di hadapan-Nya ia memohon bantuan-Nya, katanya: "Kalau Engkau mau, Engkau dapat mentahirkan aku." Maka tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan, lalu Ia mengulurkan tangan-Nya, menjamah orang itu dan berkata kepadanya: "Aku mau, jadilah engkau tahir." Seketika itu juga lenyaplah penyakit kusta orang itu, dan ia menjadi tahir. Segera Ia menyuruh orang itu pergi dengan peringatan keras: "Ingatlah, janganlah engkau memberitahukan apa-apa tentang hal ini kepada siapapun, tetapi pergilah, perlihatkanlah dirimu kepada imam dan persembahkanlah untuk pentahiranmu persembahan, yang diperintahkan oleh Musa, sebagai bukti bagi mereka." Tetapi orang itu pergi memberitakan peristiwa itu dan menyebarkannya kemana-mana, sehingga Yesus tidak dapat lagi terang-terangan masuk ke dalam kota. Ia tinggal...

Sketsa Iman - Percaya kepada hidup yang kekal

Sketsa Iman , 2 November 2018 Bacaan 1 : 2Mak. 12:43-46 and 1Kor. 15:12-34 Bacaan Injil : Yoh 6:37-40 Bacaan Kitab Suci :  6:37 Semua yang diberikan Bapa kepada-Ku akan datang kepada-Ku, dan barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan Kubuang. 6:38 Sebab Aku telah turun dari sorga bukan untuk melakukan kehendak-Ku, tetapi untuk melakukan kehendak Dia yang telah mengutus Aku. 6:39 Dan Inilah kehendak Dia yang telah mengutus Aku, yaitu supaya dari semua yang telah diberikan-Nya kepada-Ku jangan ada yang hilang, tetapi supaya Kubangkitkan pada akhir zaman. 6:40 Sebab inilah kehendak Bapa-Ku, yaitu supaya setiap orang, yang melihat Anak dan yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal, dan supaya Aku membangkitkannya pada akhir zaman." Renungan :  Semua manusia suatu saat nanti pasti akan meninggalkan dunia ini. Pertanyaan yang seringkali dipikirkan adalah, ke mana semua orang nantinya setelah meninggal ? Bagi kita, orang Katolik, kematian bukanlah ujung / akh...