Langsung ke konten utama

Sketsa Iman - Kekuatan dari iman mampu mengatasi segala persoalan



Sketsa Iman - 14 November 2022

Bacaan : Why 1:1-4;2:1-5a | Luk 18:35-43

Renungan :

Hari ini, kita merenungkan bersama kekuatan dari iman yang sanggup mengatasi setiap persoalan. Iman merupakan salah satu sarana paling kuat yang bisa mengantar kita agar percaya penuh kepada Allah dan juga tumpuan harapan kita agar dapat menghadapi persoalan - persoalan hidup dengan lebih baik.

Dikisahkan, dalam perjalananNya menuju Yerikho, Yesus berjumpa dengan seorang buta yang membutuhkan kesembuhan. Yesus bertanya kepadanya apa yang ia inginkan, dan atas jawabannya itu Yesus pun menjawab : "Melihatlah engkau, imanmu telah menyelamatkan engkau!" Pertanyaan yang sama juga diajukan oleh Yesus kepada kita semua setiap hari, dan Ia menanti agar kita berani berdoa, meminta dan juga percaya bahwa kita akan mendapatkan jawaban terbaik dari Allah. 


Seringkali, kita kurang mampu bersabar dan kurang yakin terutama saat menyadari bahwa masalah - masalah hidup kita begitu kompleks, dan sulit di atasi dengan kemampuan manusia biasa. Itu bisa berwujud kondisi ekonomi yang sulit, kesehatan yang kurang baik karena terkena penyakit yang mematikan dan berbahaya, atau menerima berbagai tekanan, hambatan dan juga penindasan dari banyak sisi. 

Kita mudah merasa khawatir, takut karena masalah di hidup kita terkait dengan banyak faktor diluar kita. Penyakit disebabkan oleh berbagai macam sumber seperti bakteri, virus dll yang bergantung pada kecerdasan dari teknologi dan para dokter yang berjuang untuk mencari obat-obatan. Bencana alam sama sekali tidak dapat dihindarkan dan kita hanya bisa meminimalkan dampak - dampaknya. Kondisi ekonomi bergantung pada situasi negara, kebijakan - kebijakan pemerintah dan kondisi masyarakatnya. Semuanya diluar kendali kita. 

Kabar baik buat kita semua, karena Yesus, Tuhan kita jauh lebih besar dari itu semua. Ia adalah sang penolong yang sanggup menolong kita keluar dari berbagai kesulitan itu.  Ia satu -satunya yang paling dapat berbuat sesuatu untuk kita dalam hidup ini. 

Karena itu, mari kita datang kepadaNya tanpa ragu, dan ketika kita sudah berdoa, kita siap juga untuk membuka diri agar dapat dikoreksi, dibentuk dan dibimbing oleh Tuhan. Dari sisi Tuhan, ada rencana - rencana yang perlu berjalan dengan kerjasama kita. Kita juga harus siap dengan berbagai pelajaran berharga yang mau diberikan Tuhan kepada kita setiap hari. 

Doa :
Allah, Bapa kami , sumber kehidupan dan pertolongan kami yang sejati, tambahkanlah iman kami agar kami mampu semakin percaya, dan  dapat mengatasi setiap persoalan hidup kami sesuai dengan kehendakMu. Demi Kristus, Tuhan dan pengantara kami. Amin


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sketsa Iman - Lepaskan dengki dan dendam

Sketsa Iman, 8 Februari 2019 Bacaan 1 : Ibr 13:1-8 Bacaan Injil : Mrk 6:14-29 6:14  Raja Herodes juga mendengar tentang Yesus, sebab nama-Nya sudah terkenal dan orang mengatakan: "Yohanes Pembaptis sudah bangkit dari antara orang mati dan itulah sebabnya kuasa-kuasa itu bekerja di dalam Dia."  6:15  Yang lain mengatakan: "Dia itu Elia! " Yang lain lagi mengatakan: "Dia itu seorang nabi  sama seperti nabi-nabi yang dahulu. "  6:16  Waktu Herodes mendengar hal itu, ia berkata: "Bukan, dia itu Yohanes yang sudah kupenggal kepalanya, dan yang bangkit lagi."  6:17 Sebab memang Herodeslah yang menyuruh orang menangkap Yohanes dan membelenggunya di penjara  berhubung dengan peristiwa Herodias, isteri Filipus saudaranya, karena Herodes telah mengambilnya sebagai isteri.  6:18  Karena Yohanes pernah menegor Herodes: "Tidak halal engkau mengambil isteri saudaramu!"  6:19  Karena itu Herodias menaruh dendam pada Yohanes dan bermaks...

Sketsa Iman - Sekali lagi tentang Iman dan kepercayaan

Sketsa Iman, 6 Februari 2019  Bacaan 1 : Ibr. 12: 4-7,11-15 Bacaan Injil : Mrk 6 : 1 - 6 6:1 Kemudian Yesus berangkat dari situ dan tiba di tempat asal-Nya, sedang murid-murid-Nya mengikuti Dia. 6:2 Pada hari Sabat Ia mulai mengajar di rumah ibadat dan jemaat yang besar takjub ketika mendengar Dia dan mereka berkata: "Dari mana diperoleh-Nya semuanya itu? Hikmat apa pulakah yang diberikan kepada-Nya? Dan mujizat-mujizat yang demikian bagaimanakah dapat diadakan oleh tangan-Nya? 6:3 Bukankah Ia ini tukang kayu, anak Maria, saudara Yakobus, Yoses, Yudas dan Simon? Dan bukankah saudara-saudara-Nya yang perempuan ada bersama kita?" Lalu mereka kecewa dan menolak Dia. 6:4 Maka Yesus berkata kepada mereka: "Seorang nabi dihormati di mana-mana kecuali di tempat asalnya sendiri, di antara kaum keluarganya dan di rumahnya." 6:5 Ia tidak dapat mengadakan satu mujizatpun di sana, kecuali menyembuhkan beberapa orang sakit dengan meletakkan tangan-Nya atas mereka. 6:6 Ia m...

Jalan Serta Yesus - Menjajal Latihan Rohani

Kabar baik buat kita semua, perbuatan - perbuatan baik dan hal-hal luar biasa yang dialami, dilakukan oleh para Kudus dan tokoh-tokoh kemanusiaan dunia, bisa dipelajari! Yup, anda sama sekali tidak salah membacanya, kebajikan - kebajikan rohani yang telah diberikan oleh Tuhan adalah rahmat yang mampu bertumbuh. Itulah sebabnya juga mengapa Tuhan Yesus mengumpamakan iman seperti sebuah biji sesawi. Biji sesawi itu paling kecil tapi butuh ditanam dan bertumbuh untuk menjadi besar dan berguna. Dalam beberapa perumpamaan, Yesus seringkali menggunakan hal-hal yang sifatnya berkembang, tidak stagnan dan tetap dan kaku. Apa yang dimaksudkan disini adalah pertumbuhan cinta kasih, pertumbuhan iman, pertumbuhan harapan ditengah-tengah kehidupan masyarakat dewasa ini. Kita semua dipanggil untuk menjawab tantangan ini, malah kita mesti berlomba-lomba dalam segala kebaikan di setiap kesempatan yang ada. Mari masuk ke arena latihan rohani Pertama, mari kita kenali medan latihan kita. Arena l...

Sketsa Iman - Yesus ada sebelum Abraham

Sketsa Iman, 11 April 2019 Bacaan 1 : Kej 17:3-9 Bacaan Injil : Yoh 8:51-59 8:51 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa menuruti firman-Ku, ia tidak akan mengalami maut sampai selama-lamanya." 8:52 Kata orang-orang Yahudi kepada-Nya: "Sekarang kami tahu, bahwa Engkau kerasukan setan. Sebab Abraham telah mati dan demikian juga nabi-nabi, namun Engkau berkata: Barangsiapa menuruti firman-Ku, ia tidak akan mengalami maut sampai selama-lamanya. 8:53 Adakah Engkau lebih besar dari pada bapa kita Abraham, yang telah mati! Nabi-nabipun telah mati; dengan siapakah Engkau samakan diri-Mu?" 8:54 Jawab Yesus: "Jikalau Aku memuliakan diri-Ku sendiri, maka kemuliaan-Ku itu sedikitpun tidak ada artinya. Bapa-Kulah yang memuliakan Aku, tentang siapa kamu berkata: Dia adalah Allah kami, 8:55 padahal kamu tidak mengenal Dia, tetapi Aku mengenal Dia. Dan jika Aku berkata: Aku tidak mengenal Dia, maka Aku adalah pendusta, sama seperti kamu, tetapi Aku mengenal Dia dan A...

Sketsa Iman - Meresapkan pesan kerahiman Allah dalam perumpamaan lalang dan gandum

Sketsa Iman - 24 Juli 2021 Bacaan : Kel 24 : 3 - 8 | Mat 13 : 24 - 30 "Biarkanlah keduanya tumbuh bersama  sampai waktu menuai. Pada waktu itu aku akan berkata kepada para penuai: Kumpulkanlah dahulu lalang itu dan ikatlah berberkas-berkas untuk dibakar; kemudian kumpulkanlah gandum itu ke dalam lumbungku. " Renungan : Injil hari ini mengajak kita untuk melihat ilustrasi tentang waktu penghakiman yang dilakukan oleh Allah, pada akhir zaman. Apakah kita tahu kapan akhir zaman terjadi ? tidak ada yang tahu, namun saat ini kita sudah berada di zaman akhir. Karena itu, kita mesti merenungkan sungguh - sungguh apa makna dari perumpamaan yang disajikan bagi kita.  Kita mengetahui bahwa pada mulanya, Allah menciptakan seluruh isi dunia baik adanya, dan terutama manusia diciptakan Allah sungguh amat baik dan menurut gambar dan rupa Allah. Namun, di samping segala kebaikan yang Allah berikan kepada kita, terdapat juga kejahatan yang seringkali menyebabkan banyak masalah dan penderitaa...