Langsung ke konten utama

Sketsa Iman - Mengejar Harta Surgawi

Sketsa Iman - 20 Oktober 2020

Bacaan 1 : Ef 2:12-22
Bacaan Injil : Luk 12:35-38

12:35 "Hendaklah pinggangmu tetap berikat dan pelitamu tetap menyala. 12:36 Dan hendaklah kamu sama seperti orang-orang yang menanti-nantikan tuannya yang pulang dari perkawinan, supaya jika ia datang dan mengetok pintu, segera dibuka pintu baginya. 12:37 Berbahagialah hamba-hamba yang didapati tuannya berjaga-jaga ketika ia datang. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya ia akan mengikat pinggangnya dan mempersilakan mereka duduk makan, dan ia akan datang melayani mereka. 12:38 Dan apabila ia datang pada tengah malam atau pada dinihari dan mendapati mereka berlaku demikian, maka berbahagialah mereka.

Renungan : 

Topik tentang kewaspadaan akan akhir zaman kembali ditampilkan pada hari ini sebagai pengingat bagi kita semua bahwa hidup kita tidak berakhir di dunia ini saja. Tuhan Yesus mengambil contoh dari sikap seorang hamba yang tetap waspada menantikan kedatangan kembali tuannya bahkan jika waktu kedatangan itu pada tengah malam atau dini hari. Kesiapsediaan untuk menyambut tuannya ini menjadi poin penting yang mau diajukan oleh Tuhan kepada kita.

Biasanya ketika merencanakan sesuatu, kita bisa menyiapkan resiko - resiko tertentu yang dapat kita tangani, misalkan dalam hal keuangan kita menyiapkan dana cadangan, atau ketika merencanakan suatu pekerjaan kita menyiapkan beberapa hari tambahan jikalau terdapat masalah yang menyebabkan kemunduran jadwal. Terkait dengan apa yang diajarkan Kristus, kita tak pernah tahu kapan waktu ketika Tuhan datang ke dunia ini sekali lagi. Kita sudah memasuki zaman akhir, namun akhir zaman itu sendiri sangat dirahasiakan, tidak seorangpun yang tahu selain dari Allah sendiri. 

Menyadari hal ini langkah - langkah persiapan yang dapat kita lakukan tidak lain dengan berusaha untuk hidup seturut dengan kehendak Tuhan. Kita mudah berbuat dosa, melakukan kesalahan - kesalahan baik disengaja atau tidak. Untuk ini diperlukan sikap tobat di dalam hati yang kuat, sehingga kita rajin memeriksa batin dan setia untuk memohon pengampunan Tuhan. 

Disisi lain, cara terbaik untuk mengusahakan keselamatan kita adalah dengan membangun cinta kasih dan kepekaan terhadap penderitaan sesama sekaligus juga mengambil tempat, peran dan sikap yang positif terhadap ketidakadilan dunia. Kita tidak mencari keuntungan - keuntungan yang tidak sehat dan berusaha untuk melihat juga kebutuhan orang lain ketika kita memperjuangkan hak - hak kita. 

Doa : 

Allah, Bapa kami yang Mahakuasa, kami bersyukur atas kehidupan yang Engkau berikan kepada kami. Kuatkanlah kami setiap hari dan bimbinglah kami supaya kami selalu menyadari bahwa hidup kami di dunia ini hanya sementara saja. Semoga kami mampu untuk menunjukkan kebaikan - kebaikan dan mengejar harta surgawi dengan segenap hati kami.  Demi Kristus, Tuhan dan pengantara kami. Amin


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sketsa Iman - Mendekati Allah sebagai Bapa kita

Sketsa Iman - 5 Maret 2020 Bacaan 1 : Tambahan Ester 4:10a.10c-12.17-19 Bacaan Injil : Mat 7:7-12 7:7 "Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu. 7:8 Karena setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan. 7:9 Adakah seorang dari padamu yang memberi batu kepada anaknya, jika ia meminta roti, 7:10 atau memberi ular, jika ia meminta ikan? 7:11 Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan yang baik kepada mereka yang meminta kepada-Nya."7:12 "Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka. Itulah isi seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi. Renungan : Kekuatan dari memberi sudah dicanangkan oleh Yesus dengan jelas lewat bacaan Injil hari ini. Yesus mengajak ki...

Sketsa Iman - Selalu bersama Allah

Sketsa Iman - 22 Januari 2021  Bacaan 1 : Ibr 8:6-13 Bacaan Injil : Mrk 3:13-19 3:13 Kemudian naiklah Yesus ke atas bukit. Ia memanggil orang-orang yang dikehendaki-Nya dan merekapun datang kepada-Nya. 3:14 Ia menetapkan dua belas orang untuk menyertai Dia dan untuk diutus-Nya memberitakan Injil 3:15 dan diberi-Nya kuasa untuk mengusir setan. 3:16 Kedua belas orang yang ditetapkan-Nya itu ialah: Simon, yang diberi-Nya nama Petrus, 3:17 Yakobus anak Zebedeus, dan Yohanes saudara Yakobus, yang keduanya diberi-Nya nama Boanerges, yang berarti anak-anak guruh, 3:18 selanjutnya Andreas, Filipus, Bartolomeus, Matius, Tomas, Yakobus anak Alfeus, Tadeus, Simon orang Zelot, 3:19 dan Yudas Iskariot, yang mengkhianati Dia. Renungan :  Pada hari ini, kita merenungkan bersama pemanggilan para murid oleh Yesus sendiri secara langsung. Dia menetapkan dua belas orang untuk menyertaiNya dan yang di utus untuk memberitakan Injil. Kitapun mengenal orang - orang ini sebagai para rasul, dengan ber...

Sketsa Iman - Cinta Allah dan bunda

Sketsa iman, 14 februari 2019 Bacaan 1: Kej 2:18-25 Bacaan Injil : Mrk 7:24-30 7:24 Lalu Yesus berangkat dari situ dan pergi ke daerah Tirus. Ia masuk ke sebuah rumah dan tidak mau bahwa ada orang yang mengetahuinya, tetapi kedatangan-Nya tidak dapat dirahasiakan. 7:25 Malah seorang ibu, yang anaknya perempuan kerasukan roh jahat, segera mendengar tentang Dia, lalu datang dan tersungkur di depan kaki-Nya. 7:26 Perempuan itu seorang Yunani bangsa Siro-Fenisia. Ia memohon kepada Yesus untuk mengusir setan itu dari anaknya. 7:27 Lalu Yesus berkata kepadanya: "Biarlah anak-anak kenyang dahulu, sebab tidak patut mengambil roti yang disediakan bagi anak-anak dan melemparkannya kepada anjing." 7:28 Tetapi perempuan itu menjawab: "Benar, Tuhan. Tetapi anjing yang di bawah meja juga makan remah-remah yang dijatuhkan anak-anak." 7:29Maka kata Yesus kepada perempuan itu: "Karena kata-katamu itu, pergilah sekarang sebab setan itu sudah keluar dari anakmu." 7:30 ...

Sketsa Iman - Tips berkomunitas dalam Gereja

Sketsa Iman - 11 Agustus 2021 Bacaan : Ul 34 : 1-12 | Mat 18:15 - 20  Renungan :  Bacaan hari ini, membahas serba serbi dalam Gereja sebagai komunitas umat beriman. Susunan hierarki Gereja yang kita dapatkan saat ini bukan muncul secara tiba - tiba, tetapi melalui proses pembentukan dan penyesuaian yang panjang sejak awal mulanya. Petrus, diangkat oleh Kristus sebagai pemimpin Gereja di dunia ini, dan penerusnya para Paus adalah pemimpin segenap umat Katolik yang membawa kita semua semakin dekat dan cinta akan Tuhan.  Bapa Suci, dibantu oleh para uskup , imam, biarawan dan biarawati dalam menjalankan tugas pokok pelayanan. Dari Yesus juga, mengalirlah rahmat - rahmat yang istimewa dalam bentuk sakramen bagi kita semua. Secara khusus, hari ini, Yesus mengungkapkan dasar dari sakramen pertobatan ketika Ia berkata kepada murid-muridNya, dalam hal ini para rasul : "Sungguh, apa yang kalian ikat di dunia ini akan terikat di surga, dan apa yang kalian lepaskan di dunia ini akan...

Sketsa Iman - Menjadi tanah yang baik dengan kebaikan

Sketsa Iman - 27 Januari 2021  Bacaan 1 : Ibr 10:11-18 Bacaan Injil : Mrk 4:1-20 4:1 Pada suatu kali Yesus mulai pula mengajar di tepi danau. Maka datanglah orang banyak yang sangat besar jumlahnya mengerumuni Dia, sehingga Ia naik ke sebuah perahu yang sedang berlabuh lalu duduk di situ, sedangkan semua orang banyak itu di darat, di tepi danau itu. 4:2 Dan Ia mengajarkan banyak hal dalam perumpamaan kepada mereka. Dalam ajaran-Nya itu Ia berkata kepada mereka: 4:3 "Dengarlah! Adalah seorang penabur keluar untuk menabur. 4:4 Pada waktu ia menabur sebagian benih itu jatuh di pinggir jalan, lalu datanglah burung dan memakannya sampai habis. 4:5 Sebagian jatuh di tanah yang berbatu-batu, yang tidak banyak tanahnya, lalu benih itupun segera tumbuh, karena tanahnya tipis. 4:6 Tetapi sesudah matahari terbit, layulah ia dan menjadi kering karena tidak berakar. 4:7 Sebagian lagi jatuh di tengah semak duri, lalu makin besarlah semak itu dan menghimpitnya sampai mati, sehingga ia tidak berb...