Langsung ke konten utama

Postingan

Sketsa Iman - Melangkah dalam iman dan ketaatan di dalam Kristus

Sketsa Iman - 18 Oktober 2022 Bacaan : 2 Tim 4 :10-17b | Luk 10:1-9 Renungan :  Didalam Injil Lukas, tertulis bagaimana Yesus mengutus tujuh puluh orang murid , pergi berdua - dua untuk mengabarkan Injil kepada orang banyak. Di dalam kitab 2 Timotius, rasul Paulus juga berbicara tentang perjalanan para pengikutnya yang juga menyebarkan Injil ke banyak penjuru. Disitu diceritakan bagaimana Lukas,menyertai perjalanan rasul Paulus dalam pelayanannya.  Karya pewartaan Injil dari zaman Yesus hingga ke para rasul menemui banyak sekali tantangan, bahaya dan masalah - masalah. Namun mereka semua tidak merasa gentar dan disurutkan semangat pelayanannya. Banyak diantara mereka yang menjadi martir dan berkorban jiwa dan raga untuk memuliakan Tuhan sehingga Injil bisa menjangkau orang banyak.  Saat ini, kita masing - masing yang sudah menjadi pengikut Kristus mau diajak untuk merenungkan bersama seberapa jauh kita menjadi seorang Kristiani yang sejati. Kita tidak mesti menjadi pewart...

Sketsa Iman - Mengukur belas kasih Allah dari perjumpaan Yesus dan Matius pemungut cukai

Sketsa Iman - 21 September 2022  Bacaan :  Ef 4:1-7.11-13 | Mat 9:9-13 Renungan :  Hari ini, kita kembali dipanggil, disapa oleh Tuhan untuk mendekatkan diri kembali kepadaNya. Jika kita sedang dalam kondisi yang tidak baik - baik saja, misalnya karena sedang jatuh, sedang putus asa atau bahkan kita sedang merasa tidak layak dihadapan Tuhan, kita menerima undangan pribadi di hati kita saat ini.  Injil hari ini mengisahkan perjumpaan Matius pemungut cukai dengan Yesus. Yesus tidak menghakimi dia, dan memusuhi Matius, karena profesinya sebagai penarik pajak bagi negara penjajah, yaitu Roma pada waktu itu. Matius sudah sering menerima tekanan disana sini, dan ia menerima penolakan yang besar dari bangsanya sendiri. Namun, Tuhan tidak bertindak seperti itu. Yesus Kristus menjadi wajah kerahiman Allah yang mau memerdekakan dia dari dosa - dosa dan kelemahannya.  Ketika Yesus berkata "Ikutlah Aku", itu berdampak sangat besar. Matius yang sedang bekerja pada waktu itu ...

Sketsa Iman - Kristus adalah hadiah terindah dari Allah bagi kita

Sketsa Iman - 14 September 2022  Bacaan : Bil 21:4-9 | Yoh 3:13-17  Renungan :  Hari ini kita kembali mau diingatkan, tujuan kedatangan Yesus Kristus, Putera Allah ke dalam dunia. Sebagai Allah Putera, Yesus Kristus menjadi wajah Allah yang tidak kelihatan dan juga penebus semua orang. Ia hadir untuk memberikan hidup yang kekal kepada semua orang yang percaya kepadaNya.  Sebelum kehadiran Kristus di dunia, kita semua memiliki gambaran - gambaran yang kurang lengkap dan jelas tentang Allah. Di dalam kitab suci, terutama pada bagian Perjanjian Lama, umat Israel yang menjadi umat pilihan Allah juga menempuh perjalanan iman yang panjang untuk mengenal sosok Allah , Pencipta langit dan bumi. Berbagai peristiwa menandai perjalanan itu, mulai dari janji Allah kepada Abraham yang menjadi bapa bagi sejumlah besar orang, sampai kepada pembebasan umat Israel dari penindasan di Mesir hingga penantian Yesus Kristus sebagai Mesias terjanji.  Allah mengungkapkan diriNya secara...

Sketsa Iman - Merenungkan perjalanan iman sang perwira dari kapernaum

Sketsa Iman - 12 September 2022 Bacaan : 1 Kor 11:17-26 | Luk 7:1-10 Renungan : Seorang perwira Romawi menjadi model iman yang patut kita renungkan dan teladani. Sebagai seorang pemimpin, ia seorang yang benar - benar peduli terhadap bawahannya. Sebagaimana kita ketahui bersama, yang biasanya disebut hamba - hamba adalah mereka yang hak - hak dan kebebasannya telah terampas sehingga mereka menjadi orang - orang yang tertindas. Tetapi sang perwira sangat menghargai hambanya sehingga ketika hamba itu sedang sakit, ia berupaya keras untuk memberikan pertolongan semaksimal mungkin. Selain itu, ia memiliki hubungan yang baik dengan orang - orang Yahudi. Ia pun bisa dekat dengan tua - tua bangsa Yahudi. Orang - orang yang biasa disebut sebagai tua - tua bukanlah orang tua sungguhan, tetapi para tokoh baik berusia muda maupun lanjut yang dihormati ditengah bangsa Yahudi karena kebijaksanaan , pandangan dan sikap mereka. Tentu tidak mudah, bagi seorang perwira Roma yang sedang menduduki tanah...

Sketsa Iman - Tetap berusaha untuk mengampuni yang bersalah kepada kita

 Sketsa Iman - 11 Agustus 2022  Bacaan : Yeh 12:1-12 | Mat 18:21-19:1 Renungan :  Hari ini , kita diajak untuk melihat kebesaran cinta Tuhan, dan juga bagaimana kita mesti menerapkan cinta kasih. Jika kita diminta untuk mengasihi orang - orang yang memang selalu baik dengan kita, menghargai kita, memuji kita, mendukung kita itu cukup mudah. Kita bisa membalas kebaikan orang lain dengan kebaikan - kebaikan secara sukarela.  Namun, bagaimana jika kita mesti berhadapan dengan orang  - orang yang sering menyakiti kita ? Bahkan ketika kita sudah berusaha memperbaiki dan menjaga hubungan dengan mereka, tetap saja ada hal - hal yang tidak menyenangkan yang terjadi, sehingga permusuhan diantara kita dan mereka terus tersulut. Kadang kita berada dipihak yang merasa serba salah, terutama jika pihak lain itu memiliki posisi,kedudukan yang jauh lebih besar. Misalkan antara bawahan dan atasan ,atau kita dan anggota keluarga yang lebih senior. Bahkan dalam masyarakat pun, ter...

Sketsa Iman - Belajar setia di jalan Tuhan walau tak mudah

Sketsa Iman - 5 Agustus 2022 Bacaan : Nah 1:15'2:2;3:1-3.6-7 | Mat 16;24-28 Renungan : Hari ini kita diingatkan kembali dalam Injil tentang bagaimana menjadi pengikut Yesus yang sejati. Ada tiga hal yang disampaikan oleh Yesus kepada kita , biasanya disingkat "sangkuli" : sangkal diri, pikul salib dan mengikuti Yesus. Tiga hal ini akan dapat mengubah hidup kita dan mendekatkan kita kepada Tuhan, sebab kita "melepaskan keduniawian" , dan memperoleh kehidupan kekal bersama dan didalam Kristus sebagai gantinya. Penyangkalan diri adalah praktik yang semakin hari semakin sulit untuk dilakukan, karena tawaran duniawi yang semakin beragam. Kita disuguhkan dengan banyak hal yang menarik sehingga kita bisa lupa diri, terutama pada apa yang cukup sesuai kebutuhan kita, dan yang diluar itu. Menyangkal diri adalah usaha untuk menahan diri kita, dari hal - hal yang berlebihan. Kita tidak bisa mengikuti terus menerus gaya hidup yang bersifat konsumtif. Contohnya penggunaan g...

Sketsa Iman - Orang yang berdosa juga mendapatkan pertolongan Tuhan

 Sketsa Iman - 3 Agustus 2022 Bacaan : Yer 31:1-7 | Mat 15:21-28 Renungan :  Daerah Tirus dan Sidon adalah daerah yang dihindari oleh orang - orang Yahudi. Orang - orang Yahudi tidak mau bergaul dengan penduduknya, dan kali ini ada seorang perempuan Kanaan dari daerah itu yang menyapa Yesus. Ia mengambil resiko besar ditolak, bahkan mungkin diintimidasi dan diusir. Keinginannya agar anak perempuannya yang kerasukan setan dapat sembuh, jauh lebih besar daripada rasa malu dan takutnya karena perbedaan - perbedaan itu.  Mulanya Yesus menguji dia, mengatakan bahwa Ia hanya diutus bagi domba - domba Israel. Ini adalah jawaban yang mengguncangkan tapi tentu masuk juga dalam perhitungan perempuan Kanaan ini, namun begitu ia tidak pantang menyerah. Dari sini kita bisa melihat adanya pertumbuhan iman yang pesar dalam dirinya sehingga Yesus pada akhirnya mengabulkan apa yang ia butuhkan tanpa perlu hadir secara langsung untuk mengusir roh jahat yang merusak hidup anaknya.  Dar...