Langsung ke konten utama

Sketsa Iman - Kristus adalah hadiah terindah dari Allah bagi kita


Sketsa Iman - 14 September 2022 

Bacaan : Bil 21:4-9 | Yoh 3:13-17 

Renungan : 

Hari ini kita kembali mau diingatkan, tujuan kedatangan Yesus Kristus, Putera Allah ke dalam dunia. Sebagai Allah Putera, Yesus Kristus menjadi wajah Allah yang tidak kelihatan dan juga penebus semua orang. Ia hadir untuk memberikan hidup yang kekal kepada semua orang yang percaya kepadaNya. 

Sebelum kehadiran Kristus di dunia, kita semua memiliki gambaran - gambaran yang kurang lengkap dan jelas tentang Allah. Di dalam kitab suci, terutama pada bagian Perjanjian Lama, umat Israel yang menjadi umat pilihan Allah juga menempuh perjalanan iman yang panjang untuk mengenal sosok Allah , Pencipta langit dan bumi. Berbagai peristiwa menandai perjalanan itu, mulai dari janji Allah kepada Abraham yang menjadi bapa bagi sejumlah besar orang, sampai kepada pembebasan umat Israel dari penindasan di Mesir hingga penantian Yesus Kristus sebagai Mesias terjanji. 

Allah mengungkapkan diriNya secara bertahap dan mempersiapkan kita semua untuk bisa semakin mengenal Dia. Yesus Kristus telah menjadi wajah kerahiman Allah dan juga panutan semua orang beriman. Karena itu, sangat penting bagi kita untuk selalu berusaha untuk semakin mengenal Kristus melalui kitab suci. 

Dengan merenungkan pengajaran dan teladan yang dilakukan oleh Yesus Kristus, kita telah berkembang menjadi orang yang percaya dan beriman kepadaNya. Kita semua akan dibawa untuk memahami apa yang menjadi kehendak Allah melalui Yesus. 

Sebagai contoh sederhana, orang - orang cenderung melakukan pembalasan atas perbuatan tidak menyenangkan yang dilakukan orang lain kepada mereka. Sementara kita mudah merasa tersakiti, ingin membalas perbuatan setimpal, Yesus malah mengajarkan supaya kita mengampuni mereka, dan berdamai dengan mereka, dan juga diri kita sendiri. 

Ketika kita merasa putus asa, terabaikan, Yesus Kristus mengajarkan kita tentang iman, misalkan melalui kisah wanita yang sakit pendarahan selama 12 tahun, menyentuh ujung jubah Yesus dan disembuhkan. Ada juga perumpanaan Yesus tentang Bapa yang Memberi (Mat 7:9-11). 

Doa :

Allah, Bapa kami yang Maharahim, puteraMu Yesus Kristus, telah menjadi perwujudan cinta kasihMu yang tak terhingga dan juga penyelamat kami yang terindah. Berilah kami rahmat untuk semakin mengenal Engkau, dan juga semoga kami terus beriman kepadaMu dalam berbagai situasi di hidup kami. Demi Kristus, Tuhan dan pengantara kami. Amin 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sketsa Iman - Lepaskan dengki dan dendam

Sketsa Iman, 8 Februari 2019 Bacaan 1 : Ibr 13:1-8 Bacaan Injil : Mrk 6:14-29 6:14  Raja Herodes juga mendengar tentang Yesus, sebab nama-Nya sudah terkenal dan orang mengatakan: "Yohanes Pembaptis sudah bangkit dari antara orang mati dan itulah sebabnya kuasa-kuasa itu bekerja di dalam Dia."  6:15  Yang lain mengatakan: "Dia itu Elia! " Yang lain lagi mengatakan: "Dia itu seorang nabi  sama seperti nabi-nabi yang dahulu. "  6:16  Waktu Herodes mendengar hal itu, ia berkata: "Bukan, dia itu Yohanes yang sudah kupenggal kepalanya, dan yang bangkit lagi."  6:17 Sebab memang Herodeslah yang menyuruh orang menangkap Yohanes dan membelenggunya di penjara  berhubung dengan peristiwa Herodias, isteri Filipus saudaranya, karena Herodes telah mengambilnya sebagai isteri.  6:18  Karena Yohanes pernah menegor Herodes: "Tidak halal engkau mengambil isteri saudaramu!"  6:19  Karena itu Herodias menaruh dendam pada Yohanes dan bermaks...

Kita dibenarkan karena Iman

Tetapi sekarang, tanpa hukum Taurat kebenaran Allah  telah dinyatakan, seperti yang disaksikan  dalam Kitab Taurat dan Kitab-kitab para nabi, yaitu kebenaran Allah  karena iman dalam Yesus Kristus  bagi semua orang yang percaya.  Sebab tidak ada perbedaan.  Karena semua orang telah berbuat dosa  dan telah kehilangan kemuliaan Allah,  dan oleh kasih karunia  telah dibenarkan dengan cuma-cuma karena penebusan  dalam Kristus Yesus.  Kristus Yesus telah ditentukan Allah menjadi jalan pendamaian  karena iman, dalam darah-Nya  Hal ini dibuat-Nya untuk menunjukkan keadilan-Nya, karena Ia telah membiarkan  dosa-dosa yang telah terjadi dahulu pada masa kesabaran-Nya.  Maksud-Nya ialah untuk menunjukkan keadilan-Nya pada masa ini, supaya nyata, bahwa Ia benar dan juga membenarkan orang yang percaya kepada Yesus.  Jika demikian, apakah dasarnya untuk bermegah?  Tidak ada! Berdasarkan apa? Berdasa...

Sketsa Iman - Sekali lagi tentang Iman dan kepercayaan

Sketsa Iman, 6 Februari 2019  Bacaan 1 : Ibr. 12: 4-7,11-15 Bacaan Injil : Mrk 6 : 1 - 6 6:1 Kemudian Yesus berangkat dari situ dan tiba di tempat asal-Nya, sedang murid-murid-Nya mengikuti Dia. 6:2 Pada hari Sabat Ia mulai mengajar di rumah ibadat dan jemaat yang besar takjub ketika mendengar Dia dan mereka berkata: "Dari mana diperoleh-Nya semuanya itu? Hikmat apa pulakah yang diberikan kepada-Nya? Dan mujizat-mujizat yang demikian bagaimanakah dapat diadakan oleh tangan-Nya? 6:3 Bukankah Ia ini tukang kayu, anak Maria, saudara Yakobus, Yoses, Yudas dan Simon? Dan bukankah saudara-saudara-Nya yang perempuan ada bersama kita?" Lalu mereka kecewa dan menolak Dia. 6:4 Maka Yesus berkata kepada mereka: "Seorang nabi dihormati di mana-mana kecuali di tempat asalnya sendiri, di antara kaum keluarganya dan di rumahnya." 6:5 Ia tidak dapat mengadakan satu mujizatpun di sana, kecuali menyembuhkan beberapa orang sakit dengan meletakkan tangan-Nya atas mereka. 6:6 Ia m...

Kewaspadaan

Hendaklah pinggangmu tetap berikat dan pelitamu tetap menyala. Dan hendaklah kamu sama seperti orang - orang yang  menanti-nantikan tuannya yang pulang dari perkawinan, supaya jika ia datang dan mengtok pintu, segera dibuka pintu baginya. Berbahagialah hamba - hamba yang didapati tuannya berjaga - jaga ketika ia datang. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya ia akan mengikat pinggangnya dan mempersilahkan mereka duduk makan, dan ia akan datang melayani mereka. (Luk 12 : 35 - 38) Bacaan 1 : Rm 5:12,15b,17-19,20b - 21 Bacaan 2 : Luk 12 : 35 - 38 Selasa, 24 Oktober 2017 - Kewaspadaan Hari ini, Yesus berbicara mengenai suatu sikap kewaspadaan. Penggambarannya adalah tentang seorang hamba yang bersiap - siap menunggu kedatangan kembali tuan rumahnya dari pesta pernikahan. Mereka tentu harus siap sedia untuk peka mendengarkan suara orang datang, lalu melangkah dan membukakan pintu, dan menyiapkan berbagai hal yang diperlukan dengan pelayanan yang ok punya. Di bagian yang pertam...

Sketsa Nurani - Kado Berlapis dan Rasa Syukur Tiada Henti

Saya flashback kembali ke rekoleksi pertama saya di Malino, dekat kota Makassar. Ketika itu, saya masih SMP dan rohani saya bertumbuh paling pesat karena di sinilah saya mendapatkan pelajaran - pelajaran paling berharga dalam hidup saya. Salah satu sesi yang paling berkesan, adalah sesi tentang "Kado Dari Tuhan".  Saya mau membagikan inti sari dari sesi ini dan apa yang saya dapatkan darinya, dan saya berharap semoga ini dapat membawa anda kepada suatu sikap rasa syukur tanpa putus dan henti di segala waktu anda.  Kapankah hari ulang tahun anda? Kapankah anda terakhir kali menerima Kado dan kejutan - kejutan indah dari sahabat dan orang - orang terdekat anda? Bagaimana rasanya? Pasti sangat berkesan. Tahukah anda, bagi Tuhan... setiap hari itu bagaikan ulang tahun anda! Karena itu, setiap hari ada kado - kado dari Tuhan. Ya, ada lebih dari satu kado di sana, dan Tuhan mengharapkan anda membuka semuanya. Ketika membukanya, harus fokus dan benar - benar teliti, jangan ...