Langsung ke konten utama

Postingan

Sketsa Iman - Praktik keagamaan yang berjalan selaras dengan cinta kasih

Sketsa Iman - 12 Oktober 2021  Bacaan : Rom 1:16-25 | Luk 11:37-41 Renungan :  Ketegangan antara Yesus dan orang - orang Farisi juga ahli - ahli Taurat semakin meningkat dalam bacaan - bacaan Injil yang akan kita renungkan selama beberapa hari ke depan, menurut Injil Lukas.  Yesus diundang oleh seorang Farisi dalam perjamuan makan bersama. Orang Farisi ini segera menilai Yesus ketika Ia tidak mencuci tanganNya sebelum makan. Ia terheran namun tidak mengungkapkan hal itu. Bagaimanapun juga, Yesus tahu dan memberikan tanggapan sekaligus kritik yang lebih luas terhadap cara hidup beragama orang - orang Farisi tersebut.  Perlu kita ketahui bersama bahwa praktik mencuci tangan sebelum makan bukan sebuah aturan di dalam Taurat, tetapi bagian dari tradisi nenek moyang yang diikuti oleh kelompok Farisi. Jadi, Yesus dan para pengikutNya memang tidak wajib untuk melakukan hal - hal itu.  Kritikan Yesus yang disampaikan dalam Injil hari ini menyangkut tradisi pembersihan c...

Sketsa Iman - Yesus adalah tanda yang lebih besar dari Yunus

Sketsa Iman - 11 Oktober 2021 Bacaan :  Rom 1:1-7 | Luk 11:29-32 Renunagn :  Sebagai umat beriman, sudah cukup sering kita mencari tanda - tanda kehadiran Tuhan dalam hidup kita. Semua ini menjadi misteri karena Allah tidak mengungkapkan diriNya kepada kita seperti gambaran personal kita. Namun satu hal yang pasti, dalam Injil hari ini, Yesus mengambil contoh tindakan nabi Yunus kepada penduduk kota Niniwe.  Yunus adalah nabi dalam zaman Perjanjian Lama yang diutus oleh Allah untuk memberikan peringatan kepada orang - orang Niniwe agar bertobat. Ketika mendengarkan seruan peringatan dari Yunus, penduduk itu segera berkabung dan bertobat. Tindakan - tindakan ini meluputkan mereka dari masalah - masalah.  Yesus juga kemudian berbicara tentang seorang ratu dari daerah selatan yang mengunjungi raja Salomo jauh - jauh untuk mendengarkan dan mengetahui hikmatnya yang terkenal dalam mengatasi berbagai perkara kehidupan. Dia begitu terpesona dan mengagumi kebijaksanaannya....

Sketsa Iman - Berani meminta Roh Kudus kepada Allah

Sketsa Iman - 7 Oktober 2021 Bacaan : Mal 3:13-4:2a | Luk 11:5-13 Renungan :  Hari ini, kita semua mau didorong, diajak oleh Tuhan Yesus untuk melihat cinta kasih Allah Bapa yang tak terbatas. Kita didorong untuk berusaha mencari, meminta dan mengetok pintu yang menghantar kita kepada Allah. Dan Yesus berkata juga bahwa kita akan mendapatkan apa yang kita cari, menerima yang kita minta dan pintu dibukakan bagi kita.  Sebagai ilustrasi sederhana, Yesus memberikan contoh pada seseorang yang membutuhkan bantuan sahabatnya ketika menerima tamu di tengah malam. Dan dari sini, Yesus berkata "apalagi Bapamu yang di sorga". Menarik untuk dilihat bahwa dimata Yesus, menurut pandanganNya, kita adalah anak - anak Allah.  Hadiah terindah dan terbaik yang dapat kita peroleh adalah kehadiran Allah sendiri di dalam hidup kita. Dan itu semua terwujud lewat kuasa Roh Kudus yang dicurahkan kepada kita masing - masing. Itulah sebabnya mengapa Yesus secara khusus menekankan bahwa Allah akan ...

Sketsa Iman - Unsur - unsur terpenting dalam Doa

Sketsa Iman - 6 Oktober 2021  Bacaan : Yun 4:1-11 | Luk 11:1-4  Renungan :  Rumusan Doa "Bapa Kami" diajarkan langsung oleh Yesus kepada kita semua agar kita senantiasa dapat berkenan kepada Allah. Di dalam doa itu, ada banyak hal - hal penting yang dapat kita lihat bersama :  Bapa, dikuduskanlah namaMu Sebutan Bapa adalah sebutan akrab anak -anak untuk orangtuanya. Oleh Yesus, kita dijadikan anak - anak Allah dan hubungan kita diperkuat dalam ikatan orang tua dan anak ini.  Bagi umat Israel, sebutan bagi Allah yaitu YHWH adalah sebutan yang sakral sedemikian hingga mereka tidak akan menyebut langsung nama yang kudus itu tetapi menggantinya dengan sebutan yang lain, yaitu Adonai.  Kitapun diajak untuk melihat nama yang kudus ini, yang penuh kuasa dengan penuh hormat.  Datanglah KerajaanMu Tuhan Yesus dalam pewartaanNya senantiasa menyatakan kepada orang banyak bahwa Kerajaan Sorga sudah dekat. Kondisi ini adalah kondisi yang sangat diidamkan semua oran...

Sketsa Iman - Bertumpu di dekat Tuhan

Sketsa Iman - 5 Oktober 2021 Bacaan : Yun 3:1-10 | Luk 10:38-42 Renungan :  Kisah tentang Maria dan Marta selalu cukup menarik untuk direnungkan. Maria dan Marta adalah dua orang yang sangat dikasihi oleh Yesus. Marta sangat bertanggung jawab, ia mencoba menjadi tuan rumah yang baik dan berusaha memberikan pelayanan yang maksimal untuk Yesus. Sementara itu Maria justru ingin meluangkan waktu dan perhatian penuhnya dekat Yesus. Ia duduk dekat kaki Yesus dan mendengarkan setiap perkataan-Nya.  Sampai zaman sekarang, orang - orang cukup tertarik untuk mencari, mendengarkan, melihat dan meresapkan nasihat - nasihat dari para pembicara dan motivator yang membagikan pengalamannya. Tak jarang, orang - orang rela membayar untuk itu. Usaha - usaha ini merupakan tindakan nyata untuk memperkaya diri dengan pengetahuan dan pengalaman yang baru.  Sebagai orang yang hidup di lingkungan masyarakat modern, kecepatan dan waktu adalah dua hal yang begitu dianggap berharga untuk mencapai ke...

Sketsa Iman - Melihat sesama kita dalam kebersamaan

Sketsa Iman - 4 Oktober 2021 Bacaan : Yun 1:1-17;2:10 | Luk 10:25-37 Renungan :  Hari ini, Tuhan Yesus kembali mengingatkan kita lewat perumpamaan tentang seorang Samaria yang baik hati. Orang Samaria dan orang - orang Yahudi telah lama mengalami permusuhan panjang, sejak zaman ketika kerajaan Israel terpecah menjadi dua, yaitu kerajaan utara dan selatan. Orang - orang Samaria berbaur dengan orang - orang pendatang dan tidak lagi menjaga sembah bakti mereka kepada Allah orang Israel. Yesus bertanya kepada orang - orang Farisi  tentang siapakah yang disebut sebagai "sesama" kita. Bagi mereka cukup jelas, yaitu lingkaran masyarakat Yahudi : bukan orang -orang Roma yang menjadi penguasa dan bukan orang - orang Samaria yang kafir. Perumpamaan Yesus sungguh kaya, karena terdiri dari orang - orang dari berbagai latar belakang : seorang Lewi yang berharta banyak, seorang imam yang biasa bertugas di bait suci dan juga seorang Samaria.  Lewi adalah orang yang berharta banyak, keti...

Sketsa Iman - Melatih kepasrahan dan kerendahan hati

 Sketsa Iman - 1 Oktober 2021 Bacaan : Yes 66 : 10-14b | Mat 18:1-5 Renungan :  Hari ini, Gereja Katolik merayakan pesta salah satu orang kudus terbesar yaitu St Theresia dari Lisieux. Dia adalah contoh teladan yang paling konkrit yang dapat kita pakai sebagai titik permenungan kita terhadap bacaan Injil hari ini.  Bacaan Injil membahas pertengkaran para murid tentang siapa yang terbesar diantara mereka. Siapa yang terbaik, terkuat, paling menonjol menjadi pertanyaan banyak orang dalam berbagai bidang kehidupan kita saat ini. Ternyata menjadi murid Kristus pun tidak terlepas dari hal - hal ini.  Tuhan Yesus menggunakan kesempatan ini untuk membalikkan pola pikir para murid dan mengajak mereka untuk menjadi yang terbesar dalam hal yang lain, yaitu dalam hal kerendahan hati. Sikap rendah hati ini merupakan sikap yang paling penting untuk bisa terbuka dan menerima kehadiran dan rahmat Tuhan.  Kerendahan hati dapat membuka kesempatan untuk maju yang lebih besar kare...