Langsung ke konten utama

Postingan

Sketsa Iman - Belajar menjadi pribadi yang menyenangkan

Sketsa Iman - 6 Maret 2023  Bacaan I : Dan 9:4b-10  Mzm Tanggapan : Mzm 79:8.9.11.13 Bacaan Injil : Luk 6:36-38 Renungan :  Bacaan hari ini mau menghangatkan hati kita dan menambah semangat kita akan pentingnya berbuat baik kepada sesama. Allah kita adalah sosok Bapa yang sangat menyayangi anak-anakNya. Kita tidak dibatasi oleh waktu dan tempat untuk datang kepadaNya. Tanpa diminta pun, Allah tetap memberikan kepada kita berkat-berkat yang kita butuhkan setiap hari. Kita dikaruniai dengan berbagai kelebihan, situasi-situasi yang baik, orang - orang yang mengasihi kita dan juga rejeki dan berbagai kesemaptan yang baik.  Kitapun diajak untuk tidak mudah menghakimi orang lain. Pada dasarnya hakim memerlukan alat-alat bukti, dan keterangan-keterangan saksi yang jika dikombinasikan, akan menghasilkan suatu pemahaman yang lebih jernih tentang apa yang dipermasalahkan. Sebagai manusia, kita punya banyak kekurangan. Kita belajar terus menerus, dan karenanya pengetahuan kita,...

Sketsa Iman - Tanda Yunus

Sketsa Iman - 1 Maret 2023 Bacaan I : Yun 3:1-10 Mzm Tanggapan : Mzm 51:3-4.12-13.18-19 Bacaan Injil : Luk 11:29-32  Renungan :  Suatu ketika, Allah mengutus nabi Yunus ke kota Niniwe untuk memberikan peringatan agar penduduk kota itu segera bertobat dari kesalahan mereka. Persyaratannya adalah berpuasa selama 40 hari sebagai tanda dan bukti pertobatan mereka. Penduduk itu melakukannya dengan baik, mengenakan kain kabung dan menahan diri dengan berpuasa.  Ketika dikerumuni oleh orang banyak, Yesus mengambil kesempatan untuk mengingatkan kepada para pendengarNya bahwa mereka semua memilik banyak kekurangan, kelemahan dan dosa-dosa. Yesus mau mereka semua diselamatkan, bukan dbinasakan. Karena itu, tanda Yunus yang disampaikanNya bukan dimaksudkan sebagai akhir dari segalanya tetapi sebagai permulaan hidup yang baru.  Kemudian, Yesus menyatakan juga bahwa Ia lebih besar dari Yunus. Yesus adalah Mesias, Putera Allah yang hidup, yang datang ke dunia untuk menghapuskan do...

Sketsa Iman - Menyelami kuasa dan keindahan doa Bapa Kami

Sketsa Iman - 28 Februari 2023 Bacaan 1 : Yes 55:10-11 Mzm Tanggapan : Mzm 34:4-5.6-7.16-17.18-19 Bacaan Injil : Mat 6:7-15 Renungan : Kita semua patut bersyukur karena mendapatkan format doa yang sangat indah dan penuh kuasa yang langsung diajarkan oleh Yesus kepada kita. Mari kita lihat bersama-sama kembali dan semoga dapat merenungkan bagian-bagiannya yang dapat menambah kekaguman kita akan kuasa dan doa ini. Bapa kami yang di Sorga, dikuduskanlah namaMu. Suatu sapaan yang sangat berbobot dan indah, kita menyebut sang Pencipta dengan panggilan yang sangat akrab, yaitu Bapa. Kita mulai dengan pujian, syukur dan penghormatan yang besar akan Allah yang hadir bagi kita. Dengan melihat Allah sebagai orang tua kita, Allahpun melihat kita sebagai anak-anak kesayanganNya.  Datanglah kerajaanMu, jadilah kehendakMu diatas bumi seperti di Sorga. Segala sesuatu tentang Kerajaan Sorga berhubungan erat dengan semua hal yang indah dan baik. Kita mengharapkan, mendambakan berada dalam Kerajaan...

Sketsa Iman - Cara mengasihi Tuhan adalah dengan mengasihi sesama

Sketsa Iman - 27 Februari 2023  Bacaan I : Im 19:1-2.11-18 Mazmur Tanggapan : Mzm 19:8.9.10.15 Bacaan Injil : Mat 25:31-46 Renungan :  Semua orang akan menerima upah atau imbalan yang setimpal dengan apa yang telah dilakukannya di dunia ini. Kita semua telah menerima panggilan dari Tuhan untuk mengenal, dan mengikuti apa yang menjadi kehendakNya bagi kita. Tuhan tidak memaksakan kehendakNya itu tetapi memberikan kepada kita kebebasan untuk memilih, apakah kita mau setia ikut Tuhan atau justru kita mau melawanNya dan melakukan apa yang menurut pemikiran kita baik.  Konsekuensinya cukup jelas. Di hari penghakiman, Tuhan akan membuat pemisahan yang adil dan jelas. Mereka yang setia dan mengikuti kehendak Tuhan akan dipisahkan dengan mereka yang selalu melawanNya. Yesus mengungkapkan bahwa orang-orang yang mengikuti kehendak Tuhan itu diberkati oleh Bapa di Surga dan mereka layak masuk ke dalam Kerajaan yang telah disediakan sejak awal mula dunia.  Pertanyaannya, bagaima...

Sketsa Iman - Membuat puasa dan pantang kita lebih bermakna dengan memahami penderitaan Kristus

Sketsa Iman - 24 Februari 2023  Bacaan I : Yes 58:1-9a  Mazmur Tanggapan : Mzm 51:3-4.5-6a.18-19 Bait Pengantar Injil : Am 5:14 Bacaan Injil : Mat 9:14-15 Renungan :  Bacaan Injil hari ini cukup singkat, hanya terdiri dari 2 ayat saja,namun bisa menjadi bahan permenungan yang besar dan mendalam untuk kita semua. Murid - murid Yohanes Pembaptis menanyakan kepada Yesus tentang perbedaan pelaksanaan puasa antara mereka dan orang - orang Farisi dengan Yesus dan para muridNya.  Yesus mengungkapkan satu hal penting bahwa Ia dan Gereja bagaikan sepasang kekasih yang saling menyayangi, menghormati. Waktu untuk berpuasa terjadi ketika Yesus, sang mempelai harus dipisahkan. Jadi berpuasa difokuskan untuk mengenangkan sengsara dan wafat Tuhan kita, Yesus Kristus.  Ini merupakan sebuah kesempatan untuk melihat apa sih yang menyebabkan Yesus harus mengalami penderitaan dan kematian itu ? Apakah kita semua turut ambil bagian didalam penderitaan itu, entah yang menyebabkan Yes...

Sketsa Batin - Menerapkan dan menjalani praktik Pantang dan Puasa

Selamat memasuki Masa Prapaskah,, Retret Agung kita. Hari ini, semua umat Katolik di dunia mulai memasuki masa pantang dan puasa yang dimulai dengan Rabu Abu. Kita semua menerima abu di dahi kita sebagai sebuah simbol pertobatan yang menghantar kita untuk bisa kembali memperbaiki hubungan dengan Tuhan dan sesama. Dalam kesempatan ini, kita mau kembali melihat beberapa point penting tentang pantang dan puasa dan bagaimana penerapannya di keseharian kita. 1. Pengertian dan Makna Berpantang dan Berpuasa Praktik puasa dan pantang merupakan tanda pertobatan, tanda penyangkalan diri, dan tanda bahwa kita juga mau mempersatukan sedikit pengorbanan kita dengan pengorbanan Yesus di kayu salib sebagai silih dosa kita dan juga sebagai doa demi keselamatan dunia. Bisa juga dikatakan bahwa berpantang, berpuasa bertujuan untuk mendekatkan kita dengan Tuhan dan sesama. 2. Kapan kita melakukan Pantang dan Puasa ?  Berdasarkan Kitab Hukum Gereja, Kan 129, sebagai orang beriman kristiani, kita wajib...

Sketsa Iman - Membentuk latihan rohani yang baik dengan berdoa

Sketsa Iman - 20 Februari 2023 Bacaan : Sir 1:1-10 | Mrk 9:14-29 Renungan : Doa merupakan sebuah sarana yang sangat efektif dan luar biasa besar kuasanya. Lewat doa, kita bisa bertemu dengan Tuhan dari hati ke hati, dan mengungkapkan hasrat terdalam, keluh kesah kita yang tidak dapat kita sampaikan secara terbuka, dan Tuhan menyimpan semuanya secara rahasia. Doa juga membentuk keakraban dan kedekatan kita dengan Tuhan karena didalamnya, kita tidak hanya berbicara dengan Tuhan tetapi juga sekaligus mendengarkan sapaanNya dalam hidup kita. Doa jugalah yang membentuk iman kita dan membuat kita mampu menghadapi berbagai masalah, termasuk masalah - masalah yang tergolong berat, menakutkan, membebani kita. Hari ini, dalam Injil, para murid Yesus mengalami tantangan berat dalam pelayanan mereka. Mereka terpojokkan oleh pertanyaan - pertanyaan ahli - ahli Taurat, juga mereka menanggung malu dan akhirnya ribut sendiri ketika mereka tidak bisa menyembuhkan seorang anak yang kerasukah roh jahat. ...