Langsung ke konten utama

Sketsa Iman - Mengikuti Yesus dan kehendakNya


Sketsa Iman - 28 Juni 2021

Bacaan 1 : Kej 18:16-33
Bacaan Injil : Mat 8:18-22

Renungan : 

Hari ini kita diajak untuk merenungkan bersama alasan, motivasi kita mengikuti Tuhan dalam hidup sehari - hari. Dalam Injil diceritakan ada dua orang yang menyatakan minatnya, seorang ahli Taurat dan yng lain murid Yesus sendiri. 

Kepada ahli Taurat, Yesus menyatakan bahwa Ia tidak mempunyai tempat untuk meletakkan kepala-Nya. Yesus tidak tinggal di hati dan pikiran sang ahliTaurat. Ia tidak bertahta didalam hatiNya dan tidak juga menjadi sumber dan panutan untuk melakukan berbagai hal dalam hidupnya. 

Kepada murid-Nya yang sedang berduka, Ia menasihatkan supaya ia mengikutinya. Mengapa Yesus berkata "ikutlah Aku dan biarlah orang - orang mati menguburkan orang - orang mati mereka ?" Yesus mengajak untuk "move on", berpindah dan percaya bahwa keselamatan dari Allah mencakup juga kehidupan sesudah kematian, yaitu kehidupan kekal. 

Hal mengikuti Yesus merupakan satu paket keseluruhan dari pikiran, hati dan seluruh keberadaan kita tertuju kepada Yesus. Ketika kita memutuskan untuk mau percaya dan mengikuti Dia, maka kita harus menyingkirkan juga keinginan - keinginan pribadi kita, sehingga kita bisa mengetahui apa yang diinginkan Tuhan dalam hidup kita. 

Ada beberapa cara yang dapat kita lakukan untuk mengikuti Dia dengan sungguh - sungguh : merenungkan firman Tuhan, mendengarkan dan mengikuti ajaran Gereja, melihat status hidup kita dan tajam melihat tanda - tanda yang diberikan Tuhan dalam hidup. 

Kitab suci menjadi sumber utama kita untuk tahu apa yang diinginkan Tuhan. Misalkan, apakah seseorang boleh mencuri ? Kitab suci dalam 10 perintah Allah mengatakan jangan mencuri. Lalu ajaran Gereja merupakan ajaran yang menyatakan apa yang dikehendak Allah bagi dunia,  misalkan tanggapan Gereja terhadap perubahan iklim, mengarahkan kita untuk melakukan pertobatan ekologis seperti mengurangi penggunaan barang  -barang plastik. 

Sementara itu, didalam status hidup kita, mengalir kewajiban - kewajiban yang mesti dilaksanakan. Siapa kita saat ini, apa peran yang kita jalankan dan seperti apa kewajiban yang perlu kita lakukan ? Dan terkait dengan tanda - tanda, adalah bagaimana kita melihat petunjuk Tuhan dalam hidup. 

Doa : 

Allah, Bapa kami yang Mahakuasa, berilah kami rahmatMu supaya kami mampu mengikuti Engkau dengan sungguh - sungguh dan bisa merasakan kehadiranMu juga dalam keseharian kami. Tambahkanlah iman kami senantiasa dan bimbing kami supaya mampu membagikan kasih kepada sesama. Demi Kristus, Tuhan dan pengantara kami. Amin 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sketsa Iman - Tips berkomunitas dalam Gereja

Sketsa Iman - 11 Agustus 2021 Bacaan : Ul 34 : 1-12 | Mat 18:15 - 20  Renungan :  Bacaan hari ini, membahas serba serbi dalam Gereja sebagai komunitas umat beriman. Susunan hierarki Gereja yang kita dapatkan saat ini bukan muncul secara tiba - tiba, tetapi melalui proses pembentukan dan penyesuaian yang panjang sejak awal mulanya. Petrus, diangkat oleh Kristus sebagai pemimpin Gereja di dunia ini, dan penerusnya para Paus adalah pemimpin segenap umat Katolik yang membawa kita semua semakin dekat dan cinta akan Tuhan.  Bapa Suci, dibantu oleh para uskup , imam, biarawan dan biarawati dalam menjalankan tugas pokok pelayanan. Dari Yesus juga, mengalirlah rahmat - rahmat yang istimewa dalam bentuk sakramen bagi kita semua. Secara khusus, hari ini, Yesus mengungkapkan dasar dari sakramen pertobatan ketika Ia berkata kepada murid-muridNya, dalam hal ini para rasul : "Sungguh, apa yang kalian ikat di dunia ini akan terikat di surga, dan apa yang kalian lepaskan di dunia ini akan...

Lifebook - Mr.J Wish List

Natal telah tiba, dan Imanuel : "Allah beserta kita" di gaungkan dimana - mana. Keceriaan banyak orang yang merasakan sukacita Natal terlihat dalam berbagai bentuk. Keluarga - keluarga berkumpul dan berdoa bersama, para sahabat bercengkerama dan orang-orang saling membagikan semangat positif mereka. Kebetulan, Natal juga berdekatan dengan akhir tahun yang menambah semarak yang ada. Redaksi Blogger Pena Rohani for Youth, Mike , mencoba mengontak Mr.J untuk mencari tahu kesan - kesan yang diperoleh pasca 25 Desember dan akhirnya baru mendapatkan kesempatan hari ini. Mr. J pun berkenan untuk membagikan wishlist-Nya dalam Natal kali ini. Mike : "Happy Birthdayy Mr. J ..." Mr. J : "Ho Ho Ho.... Terima kasih. Damai sejahtera untuk-Mu" Mike : "Hahaha, Mr. J ala2  Sinterklas nih! Udah gitu bagi berkat pula. Jujur bingung sih, wishes yang bisa kita sampaikan ke Mr. J.. mo bilang GBU, Mr. J yang berkatin kita - kita ... errr..." Mr. J : ...

Sketsa Iman - Tidak asal tahu iman kita

Sketsa Iman - 3 Agustus 2019 Bacaan 1 : Im. 25:1,8-17 Bacaan Injil : Mat 14:1-12 14:1 Pada masa itu sampailah berita-berita tentang Yesus kepada Herodes, raja wilayah. 14:2 Lalu ia berkata kepada pegawai-pegawainya: "Inilah Yohanes Pembaptis; ia sudah bangkit dari antara orang mati dan itulah sebabnya kuasa-kuasa itu bekerja di dalam-Nya." 14:3 Sebab memang Herodes telah menyuruh menangkap Yohanes, membelenggunya dan memenjarakannya, berhubung dengan peristiwa Herodias, isteri Filipus saudaranya. 14:4 Karena Yohanes pernah menegornya, katanya: "Tidak halal engkau mengambil Herodias!" 14:5 Herodes ingin membunuhnya, tetapi ia takut akan orang banyak yang memandang Yohanes sebagai nabi. 14:6 Tetapi pada hari ulang tahun Herodes, menarilah anak perempuan Herodias di tengah-tengah mereka dan menyukakan hati Herodes, 14:7 sehingga Herodes bersumpah akan memberikan kepadanya apa saja yang dimintanya. 14:8 Maka setelah dihasut oleh ibunya, anak perempuan itu berkata...

Sketsa Iman - Toleransi dan kepedulian terhadap situasi di masyarakat

Sketsa Iman - 12 Agustus 2019 Bacaan 1 : Ul 10:12-22 Bacaan Injil : Mat 17:22-27 17:22 Pada waktu Yesus dan murid-murid-Nya bersama-sama di Galilea, Ia berkata kepada mereka: "Anak Manusia akan diserahkan ke dalam tangan manusia 17:23 dan mereka akan membunuh Dia dan pada hari ketiga Ia akan dibangkitkan." Maka hati murid-murid-Nya itupun sedih sekali.17:24 Ketika Yesus dan murid-murid-Nya tiba di Kapernaum datanglah pemungut bea Bait Allah kepada Petrus dan berkata: "Apakah gurumu tidak membayar bea dua dirham itu?" 17:25 Jawabnya: "Memang membayar." Dan ketika Petrus masuk rumah, Yesus mendahuluinya dengan pertanyaan: "Apakah pendapatmu, Simon? Dari siapakah raja-raja dunia ini memungut bea dan pajak? Dari rakyatnya atau dari orang asing?" 17:26 Jawab Petrus: "Dari orang asing!" Maka kata Yesus kepadanya: "Jadi bebaslah rakyatnya. 17:27 Tetapi supaya jangan kita menjadi batu sandungan bagi mereka, pergilah memancing ke da...

Sketsa Iman - Berbuah karena bergantung pada sang pokok anggur

Sketsa Iman - 5 Mei 2021 Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak,  sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa.   Bacaan : Kis 15:1-6 | Yoh 15:1-8 Renungan :  Hari ini, Kristus menyatakan diriNya kepada kita dengan sebuah perumpamaan menarik yang mudah untuk kita semua ingat. Ia mengatakan bahwa Ia ibarat pokok anggur, sumber yang memberikan kekuatna bagi ranting - ranting untuk menghasilkan buah. Tanpa  pokok anggur, ranting - ranting itu akan rusak dan akhirnya harus dibuang dan dibakar. Satu - satunya jalannya hanya melalui pokok anggur.  Demikianlah juga para pengikut Kristus tidak dapat berbuat apa - apa dan tidak bisa menghasilkan buah - buah yang baik tanpa melekat pada Kristus. Di sini, kita bisa menyadari kembali bahwa sumber kekuatan kita yang sejati dalam melakukan kebaikan - kebaikan hanya dapat terjadi dengan pertolongan dari Allah sendiri. Tanpa Allah, kita ...